KADNet - Keluarga Advent Network

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Supplement MENANTI KEDATANGAN TUHAN SECARA BENAR

MENANTI KEDATANGAN TUHAN SECARA BENAR

E-mail Print PDF
Bagaimana cara yang benar dalam menanti kedatangan Tuhan Yesus? Ada orang yang meninggalkan pekerjaannya, menjual harta bendanya, lalu pergi dan tinggal di Yerusalem untuk menantikan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali. Cara menanti semacam itu konyol dan keliru. Bacaan hari ini menjelaskan tentang cara berjaga-jaga dalam menanti kedatangan Tuhan Yesus, yaitu dengan melaksanakan semua tugas yang dipercayakan kepada kita dengan setia. Allah memberi tugas kepada setiap orang percaya untuk bekerja (melayani) dalam dunia ini, bukan menjauhkan diri dari dunia! Kita harus menanti kedatangan Tuhan Yesus dengan giat melayani, bukan dengan berpangku tangan dan hanya giat membaca Alkitab dan berdoa. Dalam bacaan hari ini (24:46) disebutkan, "Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang." Berhenti bekerja dan berhenti melayani sementara kita menanti kedatangan Tuhan Yesus kedua kali merupakan cara menanti yang keliru. Kita harus menanti kedatangan Tuhan Yesus dengan tetap melaksanakan semua tugas dan tanggung jawab kita sebaik-baiknya.
Walaupun tidak ada seorang pun yang tahu kapan waktu kedatangan Tuhan Yesus, kita harus menghindari sikap tidak percaya dan tidak peduli.Sikap tidak percaya akan terhindar bila kita terus bertumbuh dalam iman. Iman akan membuat kita mempercayai bahwa apa yang dijanjikan Tuhan pasti akan terpenuhi. Sikap tidak peduli akan terhindar bila kita sungguh-sungguh mempercayai bahwa Alkitab itu benar dan kita menyadari bahwa hal kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali itu merupakan salah satu ajaran penting dalam Alkitab. [P]
Yakobus 5:7  Karena itu, saudara-saudara, bersabarlah sampai kepada kedatangan Tuhan! Sesungguhnya petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ia sabar sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan musim semi.

Menanti Kedatangan Tuhan Yesus
Tidak seorangpun manusia dapat memperkirakan dengan tepat kapan Tuhan Yesus akan datang kembali. Oleh karena itu, kita tidak boleh terlena oleh kenyamanan hidup, melainkan harus senantiasa berjaga-jaga.

Rasul Paulus menegaskan bahwa tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui waktu kedatangan Tuhan Yesus. Rasul Paulus memberi dua gambaran tentang kedatangan Tuhan Yesus, yaitu seperti kedatangan pencuri pada malam hari (5:2) dan seperti perempuan hamil yang tiba-tiba ditimpa sakit bersalin (5:3). Kedua gambaran tersebut menunjukkan bahwa kedatangan Tuhan Yesus tidak terduga dan tidak dapat diramalkan secara tepat, tetapi pasti akan terjadi.
Rasul Paulus memberi beberapa nasihat kepada jemaat Tesalonika: Pertama, jemaat harus hidup sebagai anak-anak terang dan anak-anak siang, bukan sebagai orang-orang malam atau orang-orang kegelapan (5:4-5). Hal ini berarti bahwa orang percaya harus memiliki identitas diri yang berbeda dengan dunia sehingga mampu menjadi teladan dan tidak terpengaruh oleh lingkungan. Kedua, jemaat tidak boleh tertidur atau terlena oleh keadaan yang terasa nyaman, melainkan harus selalu berjaga-jaga dan sadar (5:6-7). Ketiga, kita harus senantiasa berjaga-jaga dengan mengenakan baju zirah iman dan kasih, serta mengenakan ketopong pengharapan keselamatan (5:8), karena Allah tidak menetapkan orang percaya untuk ditimpa murka, melainkan untuk beroleh keselamatan dalam Kristus Yesus (5:9).

Dalam rangka menanti kedatangan Tuhan Yesus, Rasul Paulus mendorong jemaat untuk meneruskan kebiasaan yang sudah berlangsung dalam jemaat Tesalonika, yaitu saling menasihati dan saling membangun seorang akan yang lain (5:11).

1 Tesalonika 5:23.  "Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita."
Comments
Add New Search
christian   |2014-03-19 05:31:41
Amiiiiiiiiiin Maranatha GBU
christian  - tgh   |2014-03-19 05:33:26
Amiiin
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
 
:D:):(:0:shock::confused:8):lol::x:P:oops::cry:
:evil::twisted::roll::wink::!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."